Polisi Rilis 11 Foto DPO Untuk Kejar Pelaku Pembantaian Di Sigi

Posted on December 10, 2020Comments Off on Polisi Rilis 11 Foto DPO Untuk Kejar Pelaku Pembantaian Di Sigi

Polri akhirnya merilis foto dari wajah 11 orang yang mana masih menjadi buron alias masuk ke dalam DPO (Daftar Pencarian Orang) terkait dengan kasus dugaan tindak pidana terorisme yang tergabung di dalam jaringan mujahidin Indonesia Timur (MIT) Poso. Hidupkan kelompok ini lah yang bertanggung jawab atas adanya aksi pemandangan yang keji pada empat warga sipil tepatnya di wilayah Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah pada hari Jumat (27/11) lalu. 

Polri Rilis 11 Foto Wajah DPO Pembantaian Sigi

“sekarang ini masih ada 11 DPO yang kami kejar,” ungkap Kepala Biro penerangan masyarakat (Karopenmas) Polri, Brigadir Jenderal Awi.Setiono lewat keterangan resminya pada hari Rabu (2/12).

Menurutnya buronan tersebut antara lain adalah Ali Ahmad alias Ali kalora yang mana merupakan pimpinan kelompok teroris tersebut. Ali sendiri adalah sosok pengganti dari teroris Santoso  yang mana tewas terbunuh dalam insiden baku tembak yang berlangsung dengan aparat kepolisian 4 tahun yang lalu. Lalu buronan yang lainnya adalah Qatar alias Farel, Abu Alim alias Ambo. Askar alias Jaid alias pak guru, suhardin  alias Hasan Pranata, Ahmad Ghazali, Alvin alias Adam alias Alvin Ansori, Jaka Ramadhan alias ikrima, Nae alias Galuh, dan Rukli. 

Foto DPO tersebut secara keseluruhan memuat sebanyak 18 orang anggota MIT. Foto dari 7 orang yang ada di antaranya nampak disilang yang artinya telah tertangkap atau ditembak oleh aparat.

Awi sendiri menegaskan supaya masyarakat yang menemui buronan itu bisa melaporkannya setelah pada pihak kepolisian terdekat. “diimbau kepada para DPO supaya segera menyerahkan diri pada aparat kepolisian,” tegas Awi.

Insiden Pembantaian Di Sigi

Seperti yang sudah diberitakan sebelumnya bahwa pada hari Jumat (27/11), sebanyak 4 orang dari warga Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, kelompok teroris jaringan MIT yang dipimpin oleh Ali kalora. Terkait dengan peristiwa tersebut maka kepolisian menyebutkan bahwa aksi tersebut dilakukan untuk bisa menyebarkan teror di tengah-tengah masyarakat. Tak cuma menimbulkan korban jiwa saja Bahkan aksi tersebut juga menyebabkan 7 rumah terbakar. Salah satunya merupakan bangunan yang seringkali dijadikan tempat ibadah oleh umat Nasrani di daerah tersebut.

Satgas tinombala yang sudah beroperasi sejak tahun 2016 sampai sekarang ini masih belum bisa membongkar kelompok terorisme tersebut secara menyeluruh. Sedangkan Panglima TNI Marsekal Hadi tjahjanto pun memastikan bakal mengirim pasukan khusus TNI guna membantu Polri untuk mengejar pelaku teror tersebut.

“TNI bakal mendukung Polri. Besok pagi akan diberangkatkan pasukan khusus dari Halim ( Bandara Halim Perdana Kusuma) menuju ke Palu dan ditugaskan di posko untuk memperkuat pasukan yang sudah ada sebelumnya di Poso,” ungkap Panglima TNI ketika menggelar sebuah konferensi pers tepatnya di gedung kemenko polhukam, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, pada hari Senin (30/11) lalu. 

Sedangkan pihak Istana Kepresidenan juga mengaku bahwa upaya untuk menangkap kelompok MIT dipimpin oleh Ali Ahmad atau Ali kalora bukanlah sesuatu yang mudah. Sebelumnya kelompok tersebut diduga kuat sebagai pelaku pembunuhan satu keluarga yang ada di Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, beberapa waktu yang lalu juga. 

Kepala Kantor staf presiden (KSP) Moeldoko berkata bahwa operasi toto sgp tinombala yang mana dilakukan sejak tahun 2015 tersebut menemui beberapa kendala ketika berusaha menangkap kelompok tersebut diantaranya adalah hutan dan juga pegunungan yang dimanfaatkan oleh pelaku sebagai tempat persembunyian.